5 Tanda Kamu Sudah Harus Ganti HP

Mau beli HP baru? Jangan terburu-buru dulu. Saat mau ganti smartphone baru, kamu harus punya alasan tepat kenapa smartphone kamu perlu diganti sehingga kamu perlu membeli perangkat cerdas yang baru, apalagi sekarang marak fasilitas kredit hp cicilan bulanan.

Jangan asal ada HP tipe paling update baru rilis, langsung main beli. Perlu pertimbangan ganti HP secara matang agar nantinya kamu tidak menyesal. So, akan lebih baik, sebelum membeli ponsel baru, kenali dulu tanda kamu sudah waktunya ganti smartphone baru.

  1. Masa Pakai Lebih dari 5 Tahun

Jika kamu punya smartphone yang kamu beli 5 tahun lalu, baiknya kamu ganti dengan yang baru. Bukan tanpa alasan mengingat biasanya perangkat elektronik tidak bisa bertahan lama, apalagi smartphone yang jelas intensitas penggunaannya sangat tinggi untuk transaksi online atau admin medsos.

Usia 5 tahun adalah usia paling lama untuk ukuran barang elektronik. Perangkat kamu yang sudah memasuki usia 5 tahun lebih, tentu sudah memerlukan update software yang kemungkinan besar tidak selamanya mendapatkan support.

So, kamu perlu mengganti HP baru dengan tipe perangkat yang bisa support untuk update sistem software terbaru untuk mendapatkan akses pemrograman yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman sekaligus meningkatkan system keamanannya.

  1. Baterai Cepat Habis

Selain itu, tanda jika kamu sudah perlu ganti HP baru, bisa kamu kenali dari ketahanan daya baterainya. Jika baterainya sudah mudah habis sekalipun baru digunakan beberapa jam. Jika bisa diperbaiki dengan mengganti baterainya saja mungkin masih bisa jadi opsi. Namun, jika kerusakan dari komponen utamanya, ada baiknya mengganti unitnya langsung.

Biasanya, baterai yang cepat habis pada smartphone ini menandakan bahwa komponen software baterai sudah tak mampu lagi menjalankan perannya dalam menyuplai baterai. Sehingga, biarpun kamu mengganti baterai, tetap saja tak akan banyak berpengaruh.

Maka, kamu perlu membeli HP baru sebagai gantinya agar aktivitas kamu tidak terganggu karena baterai sudah mulai ngedrop atau rusak.

  1. Layar Retak Parah

Jika layar smartphone sudah retak parah, sangat dianjurkan untuk tidak menggunakannya. Apalagi, jika keretakan layar sudah sangat parah. Untuk unit tertentu kadang-kadang harga LCD smartphonenya bisa seharga ponsel baru.

Selain penampilannya yang tak menarik, layar yang retak juga cukup mengganggu padangan visual yang tampil pada layar tersebut.

Keretakan pada layar ponsel kamu tentu berpotensi melukai jari saat menggunakannya. Sudut-sudut tumpul keretakan layer bisa berbahaya untuk jari. Jika tak ada rencana untuk mengganti layarnya, sebaiknya kamu ganti saja dengan HP baru yang lebih layak pakai.

  1. Tidak Bisa Update Sistem Terbaru

Cepatnya perkembangan teknologi, tentu bersamaan dengan peningkatan sistem pada HP kamu. Biasanya, ada satu titik dimana perusahaan tak lagi bisa memberikan update sistem terbaru mengingat spek HP kamu sudah tak mampu menjalankan sistem operasional terbaru.

Ini menjadi contoh atau ciri smartphone harus diganti. So, kamu sudah waktunya membeli ponsel baru yang sesuai dengan spesifikasi minimum dari update sistem operasional software. Terlebih jika di dalam smartphone kamu kerap kali ada data-data sensitif atau bersifat rahasia. Update software sangat berkaitan erat juga dengan system pembaharuan keamanan unit ponselnya.

Demi keamanan tersebut bisa saja memanfaatkan kredit hp cicilan bulanan sehingga bujet bisa dibagi ke dalam beberapa bulan. Tujuannya agar cashflow tidak terganggu saat harus ganti hp baru. Apalagi fintech seperti Kredivo punya fitur cicilan 3 bulan tanpa bunga. Cukup bayar biaya adminnya saja sebesar 3% dari total pinjaman.

Jika harga handphonenya Rp3 jutaan, artinya biaya admin cukup sebesar Rp90.000 dan bisa dibayarkan cicilannya tiap bulan sekitar Rp1 juta. Dengan begitu, kamu tetap bisa membeli hp baru dengan harga yang ringan.

  1. HP Mulai Lemot

Merasa HP mulai lemot dari waktu ke waktu? Itu pertanda mesin operasi yang ada di dalam HP kamu sudah mulai usang dan tak mampu menjalankan setiap program secara cepat seperti saat baru.

Akan tetapi, meskipun kamu melakukan penghapusan file atau mengurangi aplikasi berjalan, jika memang komponen sudah usang maka tetap saja akan membuat HP kamu lambat. Salah satu solusi terbaiknya tentu kamu harus membeli HP baru sebagai penggantinya.

Jelas bahwa kondisi smartphone yang lemot menjadi tanda bahwa sistem operasional pada ponsel tak mampu lagi beroperasi sebagaimana mestinya. Sehingga, kamu sudah saatnya ganti HP baru.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© All Right Reserved